Senin, 16 Februari 2015

Semut Hitam Dan Calon Ratu

Semut Hitam Dan Calon Ratu - Di bulan-bulan terakhir jelang masa penghujan seperti ini, bibitkroto yg dibudidayakan dapat bertelur dalam jumlah yg lebih tidak sedikit dari periode kemarau, bakal namun dari sekian banyak telur yg dihasilkan oleh semut rang-rang dapat beralih jadi semut hitam bersayap & sebahagian serta dapat menetas jadi calon ratu apabila tak dipanen. Bagi kamu yg tak pernah memanen kroto yg telah dihasilkan, serta kroto telah terlanjur menetas & jadi semut hitam bersayap kamu tak usah gundah gulana, seluruh ini dapat diatasi bersama gampang. 

Semut hitam bersayap ini kebanyakan berukuran normal seukuran semut yang lain. Semut hitam bersayap merupakan semut jantan yg periode hidupnya singkat, sesudah mengawini ratu sehingga semut ini dapat mati bersama sendirinya. Terkecuali memiliki pekerjaan penting mengawini ratu semut, semut ini pun bertugas mensurvei tempat baru yg dapat dipakai jadi lokasi bersarang bagi koloni semut yang lain, cuma saja semut jantan ini tak mampu mencari makan sendiri, makanan sepenuhnya di suplai dari semut pekerja & semut betina perawat. 

Sedangkan cirri-ciri dari calon ratu atau biasa dikenal bersama moreng tubuhnya lebih gede & berwarna hijau memiliki sayap dipunggungnya, masihlah menunggu seleksi dari para koloni semut buat jadi ratu, jikalau ke-2 sayap sudah patah sehingga dirinya sudah terpilih seleksi pengangkatan ratu. Sang ratu baru lah yg nantinya bakal dilindungi dgn sepenuh hati oleh para koloni semut bersama trick mengerubuti badan sang ratu, factor ini bertujuan supaya sang ratu terlindung dari bahaya di luar koloni. 

Bagi kamu yg mau Budidaya Kroto, usahakan bibit kroto yg kamu punyai mempunyai ratu dalam umlah yg wajar demi membuahkan produksi kroto yg lebih optimal.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar